Tumini seorang wanita dewasa pegawai sebuah kantor swasta asing pagi itu mau berangkat kerja dan lagi menunggu bus kota di mulut gang rumahnya. Seperti biasa pakaian yang dikenakan cukup ketat, roknya semi-mini, sehingga bodinya yang seksi semakin kelihatan lekuk likunya.
Bus kota datang, tumini berusaha naik lewat pintu belakang, tapi kakinya kok tidak sampai di tangga bus. Menyadari keketatan roknya, tangan kiri menjulur ke belakang untuk menurunkan sedikit resleting roknya supaya agak longgar.
Tapi, ough, masih juga belum bisa naik. Ia mengulangi untuk menurunkan lagi resleting roknya. Belum bisa naik juga ke tangga bus. Untuk usaha yang ketiga kalinya, belum sampai dia menurunkan lagi resleting roknya, tiba-tiba ada tangan kuat mendorong pantatnya dari belakang sampai Marini terloncat dan masuk ke dalam bus.
Tumini melihat ke belakang ingin tahu siapa yang mendorongnya, ternyata ada pemuda gondrong yang cengar-cengir melihat Tumini.
“Hei, kurang ajar kau. Berani-beraninya nggak sopan pegang-pegang pantat orang!”
Si pemuda menjawab kalem, “Yang nggak sopan itu situ, Mbak. Masak belum kenal aja berani-beraninya nurunin resleting celana gue.”
Rabu, 02 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Kimia Analitik merupakan salah satu cabang Ilmu Kimia yang mempelajari tentang pemisahan dan pengukuran unsur atau senyawa kimia. Dalam mela...
-
maafkan aku untuk luka yang tak sengaja kubuat perlahan pada hatimu ku goreskan dengan kenangan indah berasama kekasihmu menancapkan bersama...
-
Jakarta - Hujan meteor akan menyapa Bumi sesaat setelah malam pergantian tahun dari 2010 ke 2011. Pada 1 Januari 2011 dini hari merupakan aw...
-
Kebersamaan yg tidak akan terlupakan bermain bersama F4 dan duo imai dan boxer. Bermain billiar, naik angkot salah jalan, terus naik delman ...
-
Tergoda Aku untuk berfikir dia yang paling ku cinta, mengapa telah lama tak tampak dirimu disini, aku tersenyum tidak ada gairah ku ingin se...

hahaha ceritanya
BalasHapuskocak deh. aku kira si cewek beneran nurunin resleting celananya ternyata