Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?
Kamis, 03 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
A. Tahap-Tahap Kehidupan Nabi Muhammad Saw Muhammad bin ‘Abdullāh (Arab: محمد بن عبد الله; Transliterasi: Muḥammad; dieja [mʊħɑmmæd] adala...
-
Ketika aku dengar pengaduan itu Ketika aku lihat pengakuan mereka Jiwa merintih Hati perih Raga menangis Sedetik menjekat suara datang Untuk...
-
Jakarta - Hujan meteor akan menyapa Bumi sesaat setelah malam pergantian tahun dari 2010 ke 2011. Pada 1 Januari 2011 dini hari merupakan aw...
-
IWR, sebuah institut energi terbarui asal Jerman, melaporkan kalau emisi karbondioksida global turun 1,3 persen pada tahun 2009. Penurunan i...
-
Peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak akan pernah terungkap secara utuh karena seluruh tokoh kunci gerakan tersebut sudah meninggal duni...

sepertinya puisi ini menggambarkan tentang cinta yang telah pergi ya
BalasHapus